Berawal dari scene musik indie di Jakarta yang sedang terasuki aliran rock Britania yang sarat pengaruh band semacam Radiohead, Muse atau Coldplay di awal era tahun 2000an. Sekelompok pemuda dari kawasan Lebak Bulus mulai merambah dari panggung ke panggung membawakan lagu-lagu dari band-band tersebut.
Kematangan di panggung mereka peroleh melalui pengalaman bertahun-tahun itu dituangkan dalam sebuah album perdana yang dikerjakan dengan penuh totalitas, memadukan pengalaman dan kreatifitas untuk menghasilkan karya-karya yang memiliki ciri khas tersendiri di kancah musik Indonesia yang didominasi lagu-lagu pop monoton. Karena itulah, `Black Star` berupaya memberikan sesuatu yang lain dalam sentuhan musik alternatif beraroma Britania.
